![]() |
| Sumber : https://digimind.id/wp-content/uploads/Apa-itu-metaverse2-scaled.jpg |
Pengertian Metaverse
Istilah metaverse ini jika dijelaskan secara bahasa maka akan menjadi dua hal, yakni “meta” yang bermakna ‘di luar atau melebihi’, sementara “verse” diartikan sebagai ‘semesta’. Kedua kata tersebut sama-sama berasal dari Bahasa Yunani yang bermakna “di luar semesta” atau “melebihi semesta”. Istilah metaverse pertama kali muncul adalah 30 tahun lalu, tepatnya pada awal tahun 1990-an. Kala itu, metaverse dianggap sebagai sebuah metode yang menghubungkan antara manusia (masyarakat) dengan konsep avatar yang mana sangat menggantungkan pada teknologi.
Dalam hal ini, Metamandrill (2022) berspekulasi bahwa metaverse adalah konsep penggabungan antara dunia online dengan dunia nyata (secara fisik) guna menciptakan sesuatu yang baru. Konsep metaverse biasanya akan menggunakan perangkat tertentu, di antaranya adalah headset realitas virtual hingga aplikasi augmented reality (AR). Melalui beberapa perangkat tersebut, nantinya kita dapat menjelajah realitas baru dengan lingkungan berbasis 3D alias 3 Dimensi. Itu berarti, konsep metaverse ini hanya dibatasi oleh imajinasi manusia saja.
Perlu diketahui bahwa dalam dunia virtual metaverse ini, terdapat 3 elemen utama yakni:
- Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI)
- Teknologi Web 3.0
- Teknologi Blockchain
Sehingga dapat disimpulkan metaverse adalah dunia virtual 3D yang diciptakan menggunakan teknologi augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan video, di mana pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain secara virtual.
Kapan Metaverse Menjadi Bahan Perbincangan?
![]() |
| Sumber : https://cdn.britannica.com/99/236599-050-1199AD2C/Mark-Zuckerberg-2019.jpg |
Pada akhir Oktober 2021 CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengubah nama perusahaannya menjadi Meta Platforms Inc. Rebranding ini sekaligus untuk memberi sinyal dan merangkul ide-ide futuristik dengan mengangkat istilah metaverse.
Dua bulan setelah penggantian nama, Meta membuat versi beta dari game realitas virtual multiplayer Horizon World, yang dapat diunduh untuk semua orang dewasa di Amerika Serikat (AS) dan Kanada secara gratis.
Tujuan Metaverse
Tujuan dari diciptakannya Metaverse ini adalah untuk menjadi platform komunikasi yang modern dan mempermudah setiap orang untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bermain, bersosialisasi, bahkan konser secara virtual.
Bagaimana Cara Kerja Metaverse?
Metaverse, Teknologi Masa Depan Berpotensi Besar
![]() |
| Sumber : https://i1.rgstatic.net/ii/profile.image/1056518946430977-1628905154681_Q512/Arief-Ramadhan-2.jpg |
Kesimpulan
Metaverse akan menjadi dunia virtual dimana kita bisa berinteraksi dengan orang lain dalam dunia 3D sehingga kita bisa merasakan pengalaman fisik seperti di dunia nyata melalui karakter avatar yang sudah kita buat masing-masing. Tanpa bertemu tatap muka secara langsung merubah cara bersosialisasi manusia dengan hanya mengandalkan alat teknologi saja, mampu berinteraksi tanpa batas ruang dan waktu menjadikan dunia terasa semakin dekat dan sempit. Dengan hal ini kita bisa berkenalan dengan orang yang berada di luar negeri tanpa harus pergi ke negara orang tersebut, dalam metaverse membuat seseorang tidak mempedulikan dari mana mereka berasal karena mereka berinteraksi dengan avatar sehingga tampilan diri kita mirip satu sama lain dalam wujudnya.
Meskipun hanya sebatas imajinasi saja karena penggunaan Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), pengalaman yang disuguhkan tentu sangat menarik mengingat tubuh avatar kita mampu digunakan seperti tubuh asli kita dalam dunia nyata. Tidak sedikit orang-orang yang ingin merasakan bagaimana rasanya jiwa kita masuk ke suatu tubuh yang lain (avatar) dan beraktivitas layaknya manusia biasa. Lalu dunia yang ditawarkan dalam dunia 3D apakah bisa menunjukkan dunia yang lebih atraktif dari dunia nyata akan menjadi poin penting dalam menarik banyak orang untuk ingin berpartisipasi didalamnya.
Jika metaverse berkembang lebih lanjut lagi, tentunya hal ini akan menjadi tren yang digandrungi oleh banyak orang. Orang-orang akan berlomba-lomba untuk bisa berpartisipasi dalam metaverse karena tidak ingin menjadi orang yang ketinggalan jaman, setiap orang pastinya akan mempelajari setiap fitur dan kegunaannya demi tujuan masing-masing. Apalagi didalam dunia dimana kita bisa melakukan apapun tanpa batas ruang dan waktu memungkinkan kita bisa mengeksplorasi apapun didalamnya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar