Senin, 08 November 2021

Digital Literacy (Pengertian, Contoh Kasus, Pendapat Ahli, dan Pro Kontra)

Apa Itu Digital Literacy?

Digital Literacy adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

[HOAKS] Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer Ada Microchip Magnetik

Berita bohong dan salah atau hoaks tentang vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Pfizer yang mengandung microchip magnetik beredar luas di tengah masyarakat dunia.

Kabar ini pun memberikan kekhawatiran karena tak sedikit orang yang kemudian memercayainya. Padahal, fakta dari hoaks vaksin Covid-19 mengandung microchip magnetik adalah tidak benar dan merupakan konten yang menyesatkan.

Sebelumnya, dikutip dari situs resmi Satgas Covid-19 Indonesia yang dipublikasikan pada Jumat (21/5/2021), telah ditegaskan bahwa vaksin Covid-19 mengandung microchip magnetik adalah informasi yang salah atau hoaks.

Hasil periksa fakta Fathia Islamiyatul Syahida, Universitas Pendidikan Indonesia, menyebut bahwa tidak ada microchip magnetik dalam vaksin Covid-19.

Para ahli mengatakan, reaksi magnetis sebagai efek samping vaksin sama sekali tidak berdasar.

Hoaks vaksin Covid-19 yang tersebar luas melalui situs jejaring sosial Facebook yang menggegerkan, yakni yang berjudul Pfizer jab and a magnet experiment! No words left to describe this.

Dalam unggahan itu disebut menunjukkan seorang wanita memperlihatkan lengannya memiliki reaksi magnet setelah menerima vaksin Covid-19 buatan Pfizer.

Wanita itu menunjukkan magnet menempel pada lengan bekas suntikan, sedangkan di lengan lainnya tidak demikian. Dia pun memperingatkan agar tidak melakukan vaksinasi.

Berdasarkan penelusuran, pemeriksa fakta independen internasional, Lead Stories, USA Today, AFP United State dan Facebook.org, telah membantah klaim tersebut berdasarkan hasil penelusuran dan klarifikasi dari institusi resmi di bidang kesehatan.

Seperti dilansir dari AFP, para ahli kedokteran telah mengatakan bahw video itu tidak lebih dari teori konspirasi tentang disinformasi virus Covid-19.

"Tidak, mendapatkan vaksin Covid-19 tidak dapat menyebabkan lengan Anda menjadi magnet. Ini tipuan, jelas dan sederhana," kata Dr Stephen Schrantz, Spesialis Penyakit Menular di University of Chicago Medicine.

Tak hanya vaksin Covid-19 Pfizer yang disebut mengandung microchip magnetik, hoaks lain terkait hal yang sama juga menyerang vaksin AstraZeneca.


Pendapat Ahli

1. Ahli Komunikasi dari Universitas Indonesia Profesor Muhammad Alwi Dahlan menjelaskan      hoax merupakan kabar bohong yang sudah direncanakan oleh penyebarnya.

2. Menurut Emiry, hoax dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan, dokumen atau informasi        yang dimaksudkan untuk menipu atau membohongi masyarakat.

Pendapat Pro

Kita harus teliti dan berhati-hati dalam membaca berita yang beredar di internet karena banyak berita tidak benar diluar sana yang menggiring kita kepada ketakutan yang tidak berdasar hanya karena kita membaca berita tidak benar tersebut.

Pendapat Kontra

Berita-berita tidak benar diluar sana penting dibaca agar menumbuhkan rasa ekstra hati-hati terhadap hal-hal asing yang berada diluar pemahaman kita. Karena masyarakat cenderung menyukai mendengar hal-hal yang mereka ingin dengar walaupun kebenarannya belum bisa dipastikan.









Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Literasi_digital

https://www.kompas.com/sains/read/2021/05/28/130200423/hoaks-vaksin-covid-19-astrazeneca-dan-pfizer-ada-microchip-magnetik

https://www.antaranews.com/berita/606085/ahli-hoax-merupakan-kabar-yang-direncanakan

http://e-journal.uajy.ac.id/14996/3/MIH025612.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pre Test Praktikum Komputasi Big Data

Pre Test Minggu 1 Sebuah nilai yang menggambarkan keeratan hubungan atau nilai kekuatan hubungan dan arah hubungan dari dua variabel disebu...