Apa Itu Digital Health & Wellness?
https://www.samanthamarketing.com/wp-content/uploads/2018/07/Digital-1.png
Digital Health & Wellness adalah salah satu cabang dari digital citizenship yang menjelaskan kondisi kesehatan mental dan fisik saat menggunakan internet.
Dalam kesehatan fisik, memicu efek samping berbahaya seperti kurang tidur, gangguan pada mata, obesitas, ketegangan pada otot-otot leher, cubital tunnel syndrome dan tendonitis (peradangan pada ibu jari).
Dalam kesehatan mental, memicu efek samping berbahaya seperti meningkatkan risiko depresi, gangguan kecemasan, sulit fokus, kepribadian bipolar, cacat mental, psikosis, sifat agresif, kesulitan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan meningkatkan risiko perasaan kesepian.
Selalu Main Ponsel Seharian, Remaja Ini Alami Cacat Mental
Melansir dari worldofbuzz pada Jumat (5/7/2019), seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun asal Zhejiang, Tiongkok diberi ponsel pertama kalinya oleh orang tuanya, pada awal tahun 2019 lalu. Orang tuanya memberikan ponsel sebagai hadiah dan untuk mempermudah komunikasi karena orang tuanya sibuk bekerja.
Menurut Oriental Daily, remaja ini bermain dengan ponsel barunya hampir setiap hari hingga malam, kadang-kadang sampai begadang. Hal ini pun terjadi sejak dirinya mendapatkan ponsel barunya di awal tahun, namun kebiasaan buruk inilah yang membuat kesehatannya memburuk.
Sekitar sebulan yang lalu, remaja ini bertingkah aneh di sekolah. Dirinya membenturkan kepalanya tanpa henti ke dinding, teman-teman dan gurunya pun menganggapnya gila. Gurunya lantas lekas memberitahu orang tuanya akan kejadian tersebut.
Saat orang tuanya tiba di sekolah, tubuh remaja ini sudah lemas, wajahnya juga bergerak-gerak dan tidak responsif terhadap panggilan ibunya. Bocah tersebut pun langsung dilarikan ke rumah sakit.
Saat berada di rumah sakit, kondisinya tidak membaik tetapi justru memburuk hingga ia menjadi cacat mental. Sebagai anak laki-laki berusia 13 tahun, dia berperilaku seperti bayi yang tidak bisa berjalan dan berbicara. Bahkan setelah ia dibawa ke Departemen Neurologi dan Departemen Rheumatologi, kondisinya masih belum membaik.
Para dokter yang sebelumnya kebingungan kemudian melakukan pemeriksaan terperinci terhadap bocah itu dan melihat laporan tes sebelumnya untuk menentukan apa sebenarnya yang dideritanya dan mendiagnosis dia dengan Ensefalitis Autoimun.
Dokter menjelaskan bahwa bocah laki-laki itu memainkan ponselnya terus-menerus hingga tengah malam dan tidak mendapatkan istirahat yang baik, sistem kekebalan tubuhnya melemah - yang mengakibatkan ensefalitis autoimun.
Mengutip dari rarediseases, Jumat (5/7/2019) Ensefalitis autoimun mengacu pada sekelompok kondisi yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel otak yang sehat, hal ini pun menyebabkan radang otak. Orang dengan ensefalitis autoimun mungkin memiliki berbagai gejala neurologis atau kejiwaan.
Setelah diberi obat dan perawatan, kondisi bocah itu akhirnya mulai membaik. Wajahnya tidak lagi mengejang dan dia bisa bicara lagi. Pada hari keempat perawatan, ia mulai mengenali orang tuanya dan pada hari ke-12, kesehatan bocah itu telah meningkat secara drastis. Setelah dirawat selama 28 hari ia dipulangkan dari rumah sakit.
Pendapat Para Ahli
1. Robert H. Brook
Menjelaskan bahwa kesehatan adalah suatu sumber daya yang dimiliki manusia dan bukan merupakan suatu tujuan hidup yang perlu dicapai.
Kesehatan tidak hanya terfokus pada keadaan fisik yang bugar tetapi mencakup jiwa yang sehat dimana seseorang dapat bersikap toleran dan bisa menerima perbedaan.
2. Paune
Menurutnya kesehatan adalah kenormalan fungsi-fungsi pada organ tubuh dalam menjalankan fungsinya tanpa gangguan rasa nyeri dan juga kegagalan fungsi dalam melakukan kegiatan.
3. Perkins
Definisi kesehatan adalah kondisi seimbang dan dinamis antara suatu bentuk dan fungsi tubuh dan juga berbagai faktor yang mempengaruhinya.
Pendapat Pro
Semua orang harus memiliki kesadaran dan membuat peraturannya masing-masing dalam mengontrol penggunaan bermain internet. Hal ini dilakukan agar terhindar dari dampak-dampak negatif yang dapat merusak fisik dan mental seseorang.
Pendapat Kontra
Semua orang memiliki hak dan privasi masing-masing sehingga terserah orang tersebut mau bermain internet seharian atau tidak. Lagipula sudah ada obat dan dokter yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ditimbulkan jika terlalu lama bermain internet.
https://parapuan.co/read/532633570/kesadaran-digital-wellness-untuk-kita-yang-susah-lepas-dari-handphone
https://hot.liputan6.com/read/4005516/selalu-main-ponsel-seharian-remaja-ini-alami-cacat-mental
https://www.halodoc.com/artikel/si-kecil-kecanduan-gadget-ini-dampaknya
https://www.alodokter.com/hati-hati-menggunakan-ponsel-berlebihan-bisa-memicu-penyakit-ini
https://www.halodoc.com/artikel/keseringan-main-gadget-waspada-cedera-tangan
https://www.mingseli.id/2021/02/pengertian-kesehatan-menurut-para-ahli.html?m=1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar